pokemon

Akhir-akhir ini banyak orang sedang dilanda demam game Pokemon Go. Walaupun belum resmi dirilis di Indonesia, tapi orang Indonesia seperti tidak mau ketinggalan tren dan beramai-ramai menginstall game ini di HP mereka. Saya sendiri bukan termasuk penggemar game sejati (hanya main game sesekali untuk menghilangkan kebosanan) jadi saya tidak tertarik untuk ikut-ikutan bermain game ini.

Disini, saya bukan mau membahas soal detail game tersebut, tetapi mau membahas salah satu isu yang terkait yaitu soal Keamanan Pokemon Go. Dari banyaknya isu yang beredar salah satunya tentang isu surveillance yang dilakukan oleh pengembang (atau bahkan intel Amerika). Benarkah Pokemon Go membahayakan para penggunanya?

Berikut saya cuplik bahasan dari salah satu pakar Security tentang permainan ini, Bapak Budi Rahardjo, yang ambil dari blog beliau:

Beberapa hal yang menjadi alasan keamanan aplikasi ini, antara lain:

  1. Aplikasi menggunakan GPS untuk mengetahui lokasi (koordinat) pengguna. Lokasi ini dikirimkan ke server untuk digunakan sebagai bagian dari permainannya. Dikhawatirkan pihak pengelola server menggunakan data ini untuk hal-hal yang tidak semestinya (surveillance, misalnya).
  2. Aplikasi mengunakan kamera untuk mengambil gambar (foto, video) tentang lokasi sebagai bagian dari permainan. Dikhawatirkan data ini (foto, video) dikirimkan ke pengelola untuk hal-hal yang negatif juga. Bagaimana jika lokasi kita merupakan tempat yang sangat sensitif (rahasia)?

Mari kita ke permasalahan utamanya. Apakah aplikasi Pokemon Go ini aman atau berbahaya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut harus dilakukan penelitian yang lebih mendalam, tetapi saya dapat mengajukan analogi seperti ini. Aplikasi Pokemon Go memang menambahkan celah keamanan (security hole), tetapi saat ini pun Anda sudah memiliki security hole yang lebih besar. Jadi kalau Anda mempermasalahkan keamanan dari celah lubang udara, sementara pintu rumah Anda sendiri sudah terbuka lebar, ya kurang tepat. You already have bigger problems.

Apa saja “masalah-masalah” yang sudah ada tersebut? Ada banyak, contohnya:

  1. Ada banyak aplikasi lain yang menggunakan GPS. Di Indonesia ada aplikasi Waze, Google Maps, Nike+, Swarm, Instagram, Twitter, Facebook, Go-Jek, dan seterusnya. Jika penggunaan GPS dipermasalahkan, maka aplikasi-aplikasi tersebut sama statusnya. Bahkan mereka lebih “mengerikan” dalam hal memberikan data ke penyedia jasa aplikasi tersebut.
  2. Ada banyak aplikasi yang menggunakan kamera; instagram, facebook, path, dan seterusnya. Orang Indonesia terkenal dengan potret-memotret dengan handphone, selfie. Beberapa aplikasi tersebut juga sudah menggabungkan informasi dari GPS untuk menandai lokasi dimana foto diambil. Ini juga sama statusnya dengan aplikasi Pokemon Go.
  3. Anda menggunakan layanan publik seperti Gmail, Yahoo!, dan seterusnya. Maka ini juga dapat dianggap sebagai “masalah”. Mereka malah menyimpan data email Anda. Jika Anda (dan bahkan instansi Anda) menggunakan layanan email-email ini, malah ini justru lebih berbahaya daripada aplikasi Pokemon Go. (Perhatikan bahwa ada banyak instansi pemerintahan yang menggunakan layanan ini!)
  4. Ketika memasang aplikasi Pokemon Go, aplikasi diperkenankan mengakses akun Google (Gmail) Anda secara penuh. Ya ini tergantung kepercayaan Anda kepada pengelola aplikasi Pokemon Go.  Lagi pula, dari mana Anda tahu bahwa aplikasi tersebut tidak tersusupi oleh virus / malware? Kan Anda belum mendapatkan itu secara resmi. Nah lho

Saya sangat setuju dengan apa yang beliau paparkan.. bahwa Pokemon Go tidak lebih berbahaya dari aplikasi-aplikasi lain yang sudah banyak kita gunakan. Meskipun untuk masalah surveillance ini masih “abu-abu”, antara benar atau tidak.

Pokemon Go, Amankah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *