Seminggu lalu saya menghadiri International Conference on Communication and Computer Engineering (ICOCOE) 2nd di Phuket, Thailand dari tanggal 8 – 11 Juni 2015. Conference ini dihadiri oleh hampir 200 peneliti dan akademisi dari berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Indonesia, UK, Turki, Canada, Korea, dan sebagainya. Cukup bangga juga bahwa saya menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia yang diundang ke sana untuk mempresentasikan hasil karya ilmiah yang kami buat. Jika melihat dari presentasi para peneliti lainnya, cukup berat kepada teknik informatika dan computer science.. saya saja yang sedikit melenceng membahas information security management.

Tetapi, sebenarnya topik yang saya bawakan ini selaras dengan salah satu bahasan dari Keynote Speaker, Bpk Dr. Lukas, CISA (dosen di Unika Atmajaya, Jakarta) tentang Smart City Security: Risk & Challenges. Makanya beliau salah satu pendengar yang “nyambung” saat saya presentasi…hehehe.  Inti dari paparan yang beliau sampaikan adalah salah satu tantangan dalam implementasi Smart City yang sedang booming saat ini adalah masalah Privacy dan Security Vulnerabilities. Untuk mendukung Smart City, tentunya dekat dengan implementasi Internet of Things (IoT). Jika semua terkoneksi dengan Internet artinya semua data akan rentan untuk “dibaca” oleh pihak lain. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh pembicara adalah dalam mendesain smart city perlu memperhatikan hal-hal berikut:

1. Cyber Security

2. Integrity

3. Reliability

4. Resiliance

5. Compliance

6. Privacy

Oleh-oleh dari ICOCOE 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *